Bilangan Pecahan
Bab 3
Bilangan PecahanMatematika Kelas V · Fase C · Model e-IM3 · Konteks Reog Ponorogo
0/7
⌂ Semua Bab
Identitas
Mata pelajaran
Matematika
Kelas / Fase
V / C
Bab
3 · Bilangan Pecahan
Alokasi waktu
12 JP · 4 pertemuan, ditambah asesmen diagnostik dan sumatif
Model
e-IM3 (Identifikasi masalah, Membangun ide, Mengklarifikasi ide, Menilai kewajaran ide)
Konteks
Kesenian Reog Ponorogo, Jawa Timur
Moda
Luring, daring, atau blended learning
Sumber utama
Buku Siswa & Buku Panduan Guru Matematika Kelas V (Kemendikbudristek, 2022)
Apa itu e-IM3?

e-IM3 adalah model pembelajaran berbantuan elektronik untuk melatih kemampuan mengambil keputusan (decision making) saat menyelesaikan masalah. Setiap pertemuan kalian akan melewati empat fase:

Model ini dikembangkan dari langkah decision making Swartz & Perkins (1989) dan dapat dipakai untuk pembelajaran tatap muka maupun jarak jauh.

Reog dan Pecahan

Sebelum pentas, para penari Reog sering berkumpul dan berbagi makanan khas Ponorogo seperti jenang mirah. Satu loyang jenang dipotong menjadi beberapa bagian sama besar, dan setiap potongan adalah pecahan dari satu loyang.

Kain sampur (selendang penari) dan tali hiasan diukur dalam meter pecahan, misalnya {{1 3/4}} meter. Rute kirab Reog keliling kota juga diukur dalam kilometer pecahan. Untuk mengatur semua itu, kita perlu membandingkan, menjumlahkan, dan mengurangkan pecahan.

Ilustrasi Prabu Klono Sewandono berbaju biru dan bermahkota, menunggang kuda sambil mengangkat senjata pusaka di atas panggung.
Prabu Klono Sewandono memimpin kirab Reog
Petunjuk untuk Siswa
  1. Tulis nama dan kelompokmu di atas. Lalu kerjakan Asesmen Diagnostik: isi angket Kesadaran Belajar, lalu cek bekal pecahan dari kelas IV serta KPK dan FPB dari Bab 2.
  2. Baca Capaian & Tujuan supaya tahu apa yang akan kamu kuasai.
  3. Pahami Alur e-IM3: empat fase yang akan kamu lalui di setiap pertemuan.
  4. Belajar di Materi sesuai pertemuan. Ikuti Fase 1 sampai Fase 4 secara berurutan dan isi setiap kotak jawaban.
  5. Kerjakan Asesmen Formatif di akhir setiap pertemuan.
  6. Berlatih sambil bermain di Game.
  7. Isi Refleksi, lalu kerjakan Asesmen Sumatif di akhir bab.

Cara menulis pecahan di kotak jawaban: 3/4 untuk tiga per empat dan 2 1/2 (spasi di antara bilangan bulat dan pecahan) untuk dua satu per dua. Jawabanmu tersimpan otomatis di perangkat ini.

Petunjuk untuk Guru
  • Nyalakan Mode Guru di kanan atas (sakelar ini hanya muncul untuk akun guru dan admin) untuk menampilkan kegiatan guru di setiap fase, prinsip reaksi, miskonsepsi, rubrik, dan tombol Isi kunci.
  • Siapkan media konkret: kertas yang bisa dilipat dan diarsir, pita atau tali, serta kue atau gambar loyang yang dipotong sama besar.
  • Jawaban pecahan diperiksa berdasarkan nilainya, sehingga {{2/4}} dan {{1/2}} sama-sama dianggap benar. Ingatkan siswa untuk tetap menyederhanakan hasil di buku tulis.
  • Gunakan hasil Asesmen Diagnostik untuk menyusun kelompok heterogen yang dipakai mulai Fase 2.
  • Untuk kelas daring, minta siswa menekan Salin lembar kerja lalu menempelkannya di LMS atau grup kelas.
  • Angka dalam cerita adalah data rekaan untuk latihan.
Arti Tanda
Individu bekerja sendiri Kelompok berdiskusi dengan kelompok heterogen Kelas presentasi dan menyimpulkan bersama
Tokoh Reog yang Menemani Belajar

Sudah membaca petunjuk?

Lanjut ke Capaian & Tujuan