- Mata pelajaran
- Matematika
- Kelas / Fase
- V / C
- Bab
- 5 · Luas Daerah Bangun Datar
- Alokasi waktu
- 16 JP · 5 pertemuan, ditambah asesmen diagnostik dan sumatif
- Model
- e-IM3 (Identifikasi masalah, Membangun ide, Mengklarifikasi ide, Menilai kewajaran ide)
- Konteks
- Kesenian Reog Ponorogo, Jawa Timur
- Moda
- Luring, daring, atau blended learning
- Sumber utama
- Buku Siswa & Buku Panduan Guru Matematika Kelas V (Kemendikbudristek, 2022)
e-IM3 adalah model pembelajaran berbantuan elektronik untuk melatih kemampuan mengambil keputusan (decision making) saat menyelesaikan masalah. Setiap pertemuan kalian akan melewati empat fase:
Model ini dikembangkan dari langkah decision making Swartz & Perkins (1989) dan dapat dipakai untuk pembelajaran tatap muka maupun jarak jauh.
Festival Reog Nasional digelar setiap tahun di Alun-Alun Ponorogo, sebuah tanah lapang yang sangat luas. Sebelum festival, panitia menata rumput di seluruh lapangan dan menggelar tikar agar penonton dapat duduk lesehan.
Makin luas daerah yang ditutupi, makin banyak rumput, tikar, atau ubin yang diperlukan. Untuk menghitungnya, kita memerlukan luas daerah bangun datar.

- Tulis nama dan kelompokmu di atas. Lalu kerjakan Asesmen Diagnostik: isi angket Kesadaran Belajar, lalu cek bekal perkalian, bangun datar, dan keliling.
- Baca Capaian & Tujuan supaya tahu apa yang akan kamu kuasai.
- Pahami Alur e-IM3: empat fase yang akan kamu lalui di setiap pertemuan.
- Belajar di Materi sesuai pertemuan. Ikuti Fase 1 sampai Fase 4 secara berurutan dan isi setiap kotak jawaban.
- Kerjakan Asesmen Formatif di akhir setiap pertemuan.
- Berlatih sambil bermain di Game.
- Isi Refleksi, lalu kerjakan Asesmen Sumatif di akhir bab.
Tulis jawaban luas berupa angka saja; satuannya (cm², m², atau satuan luas) sudah tertulis di samping kotak. Gambar bangun yang tidak berpetak tidak selalu berskala, jadi gunakan ukuran yang tertulis.
- Nyalakan Mode Guru di kanan atas (sakelar ini hanya muncul untuk akun guru dan admin) untuk menampilkan kegiatan guru di setiap fase, prinsip reaksi, miskonsepsi, rubrik, dan tombol Isi kunci.
- Siapkan kertas berpetak 1 cm × 1 cm, gunting, lem, kertas lipat, dan penggaris.
- Biarkan siswa memotong dan memindahkan bagian bangun dengan kertas lipat sebelum memakai alat peraga di halaman ini, supaya mereka yakin luasnya tidak berubah.
- Gunakan hasil Asesmen Diagnostik untuk menyusun kelompok heterogen yang dipakai mulai Fase 2.
- Untuk kelas daring, minta siswa menekan Salin lembar kerja lalu menempelkannya di LMS atau grup kelas.
- Angka dalam cerita adalah data rekaan untuk latihan.
Capaian dan Tujuan Pembelajaran
Pada akhir Fase C, peserta didik dapat menentukan keliling dan luas daerah berbagai bentuk bangun datar (segitiga, segi empat, dan segi banyak), serta gabungannya. Mereka dapat menghitung durasi waktu dan mengukur besar sudut.
Sesuai rumusan CP yang dimuat di Buku Panduan Guru Matematika Kelas V (2022). Bab ini membahas bagian luas daerah.
Semua masalah, latihan, game, dan asesmen di bab ini memakai konteks Reog Ponorogo: ubin lantai sanggar, tikar arena pentas, hiasan kain perca kostum Bujang Ganong, latar panggung gapura Singo Barong, arena latihan kuda kepang, dan tikar lesehan penonton festival. Tokoh Warok, Klono Sewandono, Bujang Ganong, Jathil, Singo Barong, dan Pemusik Gamelan menemani kalian belajar.
| Kode | Setelah mempelajari bab ini, kalian dapat … | Pertemuan |
|---|
- Membangun ide: menyebutkan banyak cara, misalnya membilang petak, memakai rumus, memotong dan memindahkan bagian bangun, atau memecah bangun gabungan dengan cara yang berbeda.
- Mengklarifikasi ide: menjelaskan mengapa bentuk yang diubah tetap memiliki luas yang sama, dan membandingkan cara-cara itu.
- Menilai kewajaran ide: memeriksa apakah tinggi tegak lurus dengan alas, tidak ada bagian yang terhitung dua kali, dan satuannya ditulis cm² atau m².
Profil Pelajar Pancasila yang dikembangkan
Alur Pembelajaran e-IM3
Setiap pertemuan mengikuti empat fase yang sama. Masalahnya berganti, langkah berpikirnya tetap.
Kegiatan guru dan siswa di setiap fase
Rencana pertemuan
Waktu mengikuti saran Buku Panduan Guru (A 4 JP, B 8 JP yang dibagi menjadi dua pertemuan, C 2 JP, dan D 2 JP). Ketuk satu pertemuan untuk membuka materinya.
Game Luas
Empat permainan bertema sanggar Reog untuk melatih luas dengan petak, rumus luas, bangun gabungan, serta hubungan keliling dan luas. Skor terbaikmu tersimpan di perangkat ini.
Hitung Petak Jathil
Membilang petak · setiap petak = 1 satuan luas
Cocokkan Rumus Luas
Rumus luas · jawab sebanyak-banyaknya dalam 60 detik
Arena Klono Sewandono
Luas dan keliling · ketuk petak untuk membuat denah arena. Setiap petak berukuran 1 m × 1 m.
Klono SewandonoBuatlah denah arena yang luasnya tepat ? m² dan kelilingnya tepat ? m. Petaknya harus bersambung dan tidak berlubang.
Petualangan Sanggar Reog
Semua materi · sepuluh soal cerita acak, berbeda setiap ronde
Asesmen Diagnostik
Kerjakan sebelum Pertemuan 1, dimulai dari angket kesadaran belajar, lalu kesiapan belajar, lalu soal bekal perkalian, bangun datar, dan keliling dari kelas IV dan Bab 4. Tidak apa-apa jika ada yang salah: hasilnya membantu guru menyiapkan pembelajaran.
Petunjuk pengisian
- Baca setiap pernyataan dengan teliti.
- Pilih satu jawaban yang paling sesuai dengan dirimu: Selalu, Sering, Kadang-kadang, atau Tidak pernah.
- Tidak ada jawaban benar atau salah. Jawablah dengan jujur; jawabanmu tidak memengaruhi nilai.
- Setelah semua pernyataan terisi, tekan Lihat hasil.
Asesmen Formatif
Kerjakan setelah menyelesaikan Fase 4 di setiap pertemuan. Soal diambil dari Ayo Berlatih di Buku Siswa.
Refleksi Diri
Isi dengan jujur sesuai pemahamanmu. Jawabanmu tersimpan di perangkat ini.
Asesmen Sumatif
Kerjakan setelah semua pertemuan selesai. Bagian A diperiksa otomatis. Bagian B adalah soal pengambilan keputusan yang dinilai guru dengan rubrik e-IM3.
Panitia Festival Reog membuat berbagai hiasan, papan, dan lantai. Tentukan luasnya. Gambar yang tidak berpetak tidak berskala, jadi gunakan ukuran yang tertulis.
- Lantai pendapa sanggar berukuran 9 m × 6 m akan dipasang ubin 1 m × 1 m. Satu dus berisi 8 ubin. Berapa dus paling sedikit yang harus dibeli? dus
- Papan nama sanggar berbentuk trapesium dengan sisi sejajar 30 cm dan 50 cm serta tinggi 20 cm. Berapa luas papan nama itu? cm²
- 1. ½ × diagonal 1 × diagonal 2 = ½ × 24 × 18 = 12 × 18 = 216 cm².
- 2. Jajargenjang 16 × 8 = 128 cm² ditambah segitiga ½ × 16 × 12 = 96 cm², jadi 224 cm².
- 3. Persegi panjang di bawah 5 × 3 = 15 ditambah trapesium di atas ½ × (3 + 5) × 2 = 8, jadi 23 satuan luas.
- 4. Persegi panjang 4 × 4 = 16 ditambah segitiga ½ × 2 × 2 = 2, jadi 18 satuan luas.
- 5. Luas lantai 9 × 6 = 54 m², jadi perlu 54 ubin. Enam dus berisi 48 ubin (kurang), tujuh dus berisi 56 ubin (cukup). Jadi 7 dus.
- 6. ½ × (30 + 50) × 20 = ½ × 80 × 20 = 800 cm².
Panggung Festival Reog berukuran 8 m × 5 m. Di sekeliling panggung ada jalur selebar 1 m untuk penonton duduk lesehan. Seluruh jalur itu akan digelari tikar berukuran 1 m × 1 m. Tikar dijual per ikat, setiap ikat berisi 5 lembar. Panitia sudah memiliki 7 ikat tikar.
Apakah tikarnya cukup? Jika ada sisa, apakah sisa tikar cukup untuk area pemusik gamelan berukuran 2 m × 2 m?
Bintang Pengambil Keputusan
- Membangun ide: bintang 4 jika kamu menulis minimal 3 ide, termasuk ide baru yang belum pernah diajarkan.
- Mengklarifikasi ide: bintang 4 jika kamu menjelaskan setiap ide beserta alasannya.
- Menilai kewajaran ide: bintang 4 jika kamu memilih satu ide dengan alasan logis dan prediksi, lalu menyelesaikannya dengan benar.
Referensi dan Sumber Belajar
Referensi
- Fitrianawati, M., Surtiani, I., & Istiandaru, A. (2022). Matematika untuk SD/MI Kelas V (Buku Siswa). Jakarta: Pusat Perbukuan, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. ISBN 978-602-427-916-5.
- Fitrianawati, M., Surtiani, I., & Istiandaru, A. (2022). Buku Panduan Guru Matematika untuk SD/MI Kelas V. Jakarta: Pusat Perbukuan, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. ISBN 978-602-427-899-1.
- Murtafiah, W., Lukitasari, M., & Lestari, N. D. S. Model Pembelajaran e-IM3 untuk Meningkatkan Kemampuan Decision Making. Universitas PGRI Madiun dan Universitas Jember.
- Schraw, G., & Dennison, R. S. (1994). Assessing metacognitive awareness. Contemporary Educational Psychology, 19(4), 460–475.
- Swartz, R. J., & Perkins, D. N. (1989). Teaching Thinking: Issues and Approaches. Pacific Grove, CA: Midwest Publications.
- Joyce, B., Weil, M., & Calhoun, E. (2011). Models of Teaching. Boston: Pearson.
Sumber belajar di halaman ini
- Pasang Ubin: menutup lantai dengan ubin 1 m × 1 m untuk mengenal luas
- Kertas Lipat: mengubah segitiga menjadi persegi panjang
- Kertas Lipat untuk jajargenjang, trapesium, belah ketupat, dan layang-layang
- Pecah Bangun: menghitung luas bangun gabungan dengan beberapa cara
- Arena Tali: mengamati hubungan keliling dan luas
- Empat game untuk latihan mandiri
Sumber belajar lain
- Buku Siswa dan Buku Guru versi digital di Sistem Informasi Perbukuan Indonesia: buku.kemdikbud.go.id
- Mengenal Reog Ponorogo: situs resmi Pemerintah Kabupaten Ponorogo, ponorogo.go.id.
- Media konkret: kertas berpetak 1 cm × 1 cm, kertas lipat, gunting, lem, dan tangram.
- Pengamatan langsung: menghitung ubin lantai kelas atau luas meja dengan persegi satuan dari kertas.

